Ekowisata Penangkaran Kupu-kupu

Thursday, March 17, 2022

Kordinator Taman Kupu-kupu Sukardi, Masuk 10 Besar Nominasi #PejuangIklimInspirasiku



Bulan Maret ini ada kabar gembira bagi keluarga besar Taman Kupu-kupu Sukardi. Pendiri sekaligus kordinator kami, Ahmad Yunus terpilih sebagai nominator kedua Program #PejuangIklimInspirasiku yang diselenggarakan oleh Pejuangiklim.id bekerjasama dengan Tempo Institute dan Yayasan Madani Berkelanjutan.

Kabar gembira ini diumumkan oleh akun instagram @pejuangiklim pada tanggal 14 Maret 2022.


Program #PejuangIklimInspirasiku merupakan penghargaan kepada individu yang aktif mengkampanyekan aksi mengurangi perubahan iklim. Dalam situs pejuangiklim.id disebutkan bahwa pejuang Iklim adalah setiap individu yang secara aktif melakukan aksi untuk bumi. Aksinya bisa melibatkan orang banyak, bisa juga hanya diri sendiri. Contohnya penggiat urban farming, permakultur, pelaku upcycling, zero waste dan banyak lagi.

Ahmad Yunus, terpilih menjadi 10 Besar Pejuang Iklim Inspirasiku berkat kegiatan yang telah dilakukan, tertitama Edukasi Lingkungan dengan Taman Mini. Tentu saja dengan Taman Kupu-kupu Sukardi sebagai taman konservasi kupu-kupu.

Untuk lebih jelas lagi, teman-teman dapat membaca kiprahnya yang telah kami salin dari situs inspirasiku.pejuangiklim.id

Ahmad Yunus Sukardi adalah penulis dan blogger yang memiliki kepedulian pada lingkungan. Disela hobinya menulis dia juga punya aktivitas berkaitan lingkungan. Kebiasaan hidup dan pandangan terhadap alam diwujudkan dengan bersumbangsih pada lingkungan. Ia mendirikan taman kupu kupu tak jauh dari rumahnya. Taman sederhana di atas pekarangan itu ditanami aneka tumbuhan dan berbagai jenis bunga. Ditambah sedikit fasilitas bermain anak. Untuk menghias taman kecil itu ia memanfaatkan barang bekas.

Yunus memanfaatkannya taman tersebut untuk penangkaran kupu-kupu. Kupu-kupu selain hewan polinator atau membantu penyerbukan tanaman . "Kupu kupu juga memiliki fungsi bioindikator, yang bisa mengindikasikan tingkat pencemaran suatu lingkungan. Jika banyak ditemui kupu kupu warna hitam dan gelap, menandakan lingkungan itu banyak tercemar. Jika banyak kupu kupu yang berwarna putih atau warna terang, artinya lingkungan itu belum terlalu tercemar," jelasnya, lewat unggahan video di akun Instagram @ahmad_yunus_s,

Selain menjadi tempat berselfie ria,warga memanfaatkannya taman itu untuk edukasi. Taman Kupu Kupu Sukardi ini kerap menerima kunjungan siswa Paud, yang ingin belajar metamorfosis kupu kupu. Yunus biasanya menghadiahi tamu yang berkunjung dengan bibit tanaman.

Selain kupu kupu Yunus juga mengembangbiakan hewan yang bermanfaat untuk lingkungan, diantaranya lebah Klanceng juga berfungsi sebagai polinator penghasil madu.

Yunus juga mempelopori pendirian bank sampah, Gintung Mesra. Untuk mendorong masyarakat mengatasi persoalan sampah. Ia mendidik masyarakat untuk mengolah sampahnya dengan benar. Sekali kali Yunus menggelar pelatihan pengolahan sampah. Seperti praktek membuat ecobrick, untuk mengatasi sampah plastik sekali pakai.

---

Yuk bantu vote sebanyak-banyaknya lewat situs inspirasiku.pejuangiklim.id


Share:

0 comments:

Post a Comment

Postingan Populer

Promo Khusus Sekolah

Postingan Terbaru

Mengenal Tanaman Jarak Kepyar (Ricinus communis L)

Nama Tanaman: Jarak Kepyar Nama Ilmiah: Ricinus communis L. Deskripsi Jarak Kepyar    Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) merupakan tanaman p...

Postingan Menarik