https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Lapangan Engklek: Permainan Tradisional di Taman Kupu-kupu Sukardi

Rabu, 27 Januari 2021
Anak-anak sedang bermain engklek di taman kupu-kupu sukardi.


Salah satu sarana permainan playground yang tersedia di Taman Kupu-kupu Sukardi adalah lapangan Engklek. Engklek sendiri menurut ensiklopedia online WikiPedia adalah permainan anak tradisional yang populer di Indonesia, khususnya di masyarakat pedesaan.

Permainan ini dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, baik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Di setiap daerahnya dikenal dengan nama yang berbeda. Terdapat dugaan bahwa nama permainan ini berasal dari "zondag-maandag" yang berasal dari Belanda dan menyebar ke nusantara pada zaman kolonial, walaupun dugaan tersebut adalah pendapat sementara.

Permainan engklek biasanya dimainkan oleh anak-anak, dengan dua sampai lima orang peserta. Permainan yang serupa dengan peraturan berbeda di Britania Raya disebut dengan hopscotch. Permainan hopscotch tersebut diduga sangat tua dan dimulai dari zaman Kekaisaran Romawi.

Engklek bagus untuk Gross Motorik Skill

Engklek dapat dimasukan kedalam permainan yang dapat meningkatkan Gross Motor Skills pada anak-anak. Gross Motorik Skill, apalagi ini?

Dikutip dari alfathschoolindonesia.sch.id Gross Motor Skills atau Keterampilan Motorik Kasar adalah kemampuan mengkoordinasi gerakan otot-otot besar yaitu tangan, kaki dan keseluruhan anggota tubuh.

Untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar, anak diarahkan untuk melakukan kegiatan yang menggerakkan seluruh tubuh terutama lengan dan tungkai. Permainan dan olahraga secara berkelompok atau massal adalah kegiatan yang banyak direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak.



Pembangunan lapangan engklek dilakukan cukup dalam satu hari, yaitu 1 April 2021. Pengecetan dilakukan satu hari kemudian. Saat ini sudah bisa digunakan oleh pengunjung.

Cara bermain Engklek

Bagaimana sih cara bermain engklek. Menurut situs tgrcampaign.com cara memainkan engklek adalah dengan melompat dengan satu kaki pada kotak-kotak yang telah dibuat. Namun, untuk kotak-kotak yang letaknya bersebelahan seperti sayap, pemain tidak perlu melompat dengan satu kaki, melainkan meletakkan kakinya pada kedua kotak tersebut secara bersamaan. Lompatan dilakukan secara berurutan mulai dari kotak yang paling dekat dengan pemain sampai kotak terakhir. Pada awalnya, para pemain akan melakukan suit untuk menentukan giliran. Pemain yang memperoleh giliran pertama akan melemparkan gaconya pada kotak pertama. Gaco yang dilemparkan harus tepat berada di dalam kotak, tidak boleh keluar kotak atau mengenai garis tepi kotak.

Apabila hal demikian terjadi, maka akan digantikan oleh pemain selanjutnya. Pemain pun selanjutnya melakukan lompatan dengan satu kaki pada kotak-kotak tersebut, namun perlu diingat, untuk kotak yang terdapat gaco, tidak boleh diinjak. Permainan diulangi demikian untuk kotak kedua, ketiga, dst hingga seluruh kotak selesai dilempari gaco. Terakhir, apabila telah ada pemain yang berhasil menyelesaikan satu putaran, maka pemain tersebut berhak mendapatkan rumah di salah satu kotak. Caranya penentuan rumah macam-macam, bergantung pada pola engklek yang dimainkan. Salah satunya adalah dengan cara berdiri membelakangi kotak permainan dan melemparkan gaco pada kotak yang dituju. Apabila gaco jatuh pada kotak yang diinginkan, maka kotak tersebut akan menjadi hak milik (rumah) dari pemain tersebut. Permainan pun umumnya akan dilanjutkan hingga keseluruhan kotak telah dimiliki oleh para pemain.



Author

Admin NUS