https://www.idblanter.com/search/label/Template
https://www.idblanter.com
BLANTERORBITv101

Papilio demoleus, si kupu-kupu Jeruk yang paling sering ditemui manusia

Selasa, 31 Maret 2020


Kupu-kupu jeruk (Papilio demoleus) adalah sejenis rama-rama dari suku Papilionidae. Dinamai demikian karena ulat kupu-kupu ini biasanya hidup dan menjadi hama di pohon jeruk. Aneka namanya dalam bahasa Inggris, di antaranya, Common Lime Butterfly, Lemon Butterfly, Lime Swallowtail, Small Citrus Butterfly, Chequered Swallowtail, Dingy Swallowtail, dan Citrus Swallowtail.

Kupu-kupu ini berukuran sedang, dengan rentang sayap 80–100 mm. Sisi atas sayapnya dengan warna dasar hitam dan dengan banyak bintik-bintik putih kekuningan, sebagian di antaranya membentuk semacam pita tak beraturan melintang di sekitar punggung. Di pinggir dalam sebelah depan sayap belakang terdapat bintik tornal merah bertepikan warna biru.

Klasifikasi dari kupu kupu jeruk

Kingdom: Animalia
Phylum : Arthropoda
Class: Insecta (Hexapoda)
Order: Lepidoptera
Family: Papilionidae
Genus: Papilio
Species: P. demoleus

Berbeda dengan beberapa jenis kupu-kupu yang terancam punah, Kupu-kupu jeruk termasuk salah satu jenis kupu-kupu yang sangat umum dan agresif; barangkali merupakan spesies kupu-kupu yang paling tersebar luas di dunia. Tanaman inang utama bagi larva-larvanya, yakni pohon Jeruk masih ditanam oleh manusia. Selama Jeruk Purut, Jeruk Nipis, jeruk Lemon, serta jeruk lainnya masih dibutuhkan manusia, selama itu pula keberlangsungan hidup kupu-kupu ini terjaga kelestariannya.

Tingkat keberlangsungan yang tinggi juga ditunjang oleh range food and house plant mereka yang lebar dan tersedia melimpah ruah di alam maupun yang sengaja ditanam oleh manusia. Rentang variasi nektarnya mulai dari bunga-bunga liar hingga bunga Jeruk yang senantiasa ada membuat prosentase kelestarian mereka termasuk tertinggi. Kupu-kupu ini juga menjadi mudah beradaptasi dan familiar dengan keberadaan manusia karena memang keberadaan pohon Jeruk juga tidaklah jauh-jauh dari hunian manusia yang menanamnya.

Daur hidup kupu-kupu jeruk dimulai dengan telurnya, yang dilekatkan di atas sehelai daun. Telur setinggi 1,5 mm itu berwarna kekuningan ketika baru diletakkan, menjadi kemerahan di ujung atasnya ketika hendak menetas. Telur ini  kemudian menetas menjadi ulat, yang berganti kulit dalam setiap tahapannya (instar) hingga lima kali. Terakhir, anak kupu-kupu ini menjalani hidup sebagai kepompong kurang lebih 1-3 minggu sebelum pada akhirnya keluar dan terbang sebagai kupu-kupu dewasa.



Cara Mengundang kupu-kupu jeruk ke Halaman rumah.

Jika anda ingin mengundang kehadiran kupu-kupu jeruk sangatlah mudah. Anda tinggal menanam pohon-pohon yang disukai jeruk. Ada dua jenis tanaman, yaitu tanaman inang dan tanaman nektar.

Tanaman inang untuk fase telur dan Ulat:
Tanaman Jeruk, khususnya Jeruk Nipis dan Jeruk Purut, Michelia cammpaka, Clausena sp., Citrus aurantifolia, salam koja (Murraya koeningii), Micromelum minutum dan kemuning.

Tanaman Nektar untuk fase imago:
Ajeran  (Bidens pilosa), Rumput Ganda Rusa (Asystasia sp.), Jeruk (Citrus sp), Soka (Ixora indica), Kenikir Sayur  (Cosmos sp.), Tapak Dara, Zinnia, Asoka, Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae), Impatiens platypetala, Salam koja (Murraya koeningii).

Referensi:


Author

Admin NUS